RAPIM PUSAT GBGP DI TANAH PAPUA

Sejak tanggal 13 Maret 2025, Gereja Bethel (Gereja Pentakosta) di Tanah Papua, di Abepura tepatnya di Jemaat Bait-El Abepura, Pdt. Ronald Itaar, S.Th yang adalah Gembala Jemaat, sebagai Tuan Rumah pelaksanaan RAPIM Pusat GBGP Tanah Papua, dalam kepemimpinan beliau sebagai Ketua Badan Penghubung Daerah Kota Jayapura dan seluruh staf pengembalaan, mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut diatas yang berlangsung dengan baik dan lancar.
Gereja Bethel (Gereja Pentakosta) di Tanah Papua pada hakekatnya berkomitmen untuk pemperbaiki organisasi yang selama ini belum secara normal berjalan dengan baik. sehingga momentum ini membuat kita sebagai umat khususnya umat GBGP di Tanah Papua yang terbagi menjadi 6 Provinsi ini menjadi tanggung jawab penuh pimpinan GBGP di Tanah Papua. Melalui Kepemimpinan Pdt. Clief Renaldo Erari, SE,MM bertekat berdasarkan amanah Umat melalui Mubes ke XVIII Tabi menjadi Sorotan utama pelurusan dan pengembalian marga gereja khususnya Badan Penghubung harus ditegakan sebagai momentum utama dalam roda organisasi GBGP di Tanah Papua.

Dalam Rapat Pimpinan Pusat GBGP di Tanah Papua, melahirkan beberapa putusan gereja dan menyelesasikan permasalahan sengketa dalam kubu organisasi yang selama ini menjadi problem utama yang membuat dampak negatif terhadap jemaat-jemaat di daerah pelayanan mereka. yang pertama :
- Tata pelayanan oraganisasi di tingkat Daerah, Wilayah dan Jemaat
- Penetapan data base Gereja (Khususnya BPP GBGP di Tanah Papua)
- Pengembalian Iyuran Jemaat, BPD dan Jabatan Organisasi
- Mempersiapan Lokasi Perkantoran BPP GBGP di Tanah Papua
- Penataan Administrasi Gereja
- Mempersiapkan Mubes Ke XIX GBGP di Tanah Papua
Gereja Bhetel (Gereja Pentakosta) di Tanah Papua, dalam perumusan agenda Rapim Pusat, ada beberapa catatan yang menjadi acual dan Rekomendasi adalah :
- Seminar Penyempurnaan Sejarah BPP GBGP di Tanah Papua
- Seminar Administrasi Persurat dan penomoran
Rapim Pusat BPP GBGP di Tanah Papua sejak tanggal 13 Maret 2025, dihadiri dari beberapa utusan daerah seperti Kabupaten Jayapura, Timika, Sarmi, keerom, Biak Numfor, Kepulauan Yapen, kabupaten Nabire, Manokwari dan Sorong, Raja Ampat serta Tuan Rumah Kota Jayapura. dalam pelaksanaan tersebut banyak hal-hal gereja yang di putuskan yang membuat perubahan dalam organisasi gereja BPP GBGP di Tanah Papua.

Kegiatan Rapat Pimpinan Pusat BPP GBGP di Tanah Papua dihadiri oleh Utusan Luar Negeri SSEC Papua New Guinea Pastor Mark Yarbangge yang adalah Sekertaris Nasional beserta Utusan Regional dan Utusan Staf bidang Kesehatan SSEC, ke Indonesia untuk menghadiri RAPIM BPP GBGP di Tanah Papua yang berlangsung pada Tanggal 13 Maret 2025 di Jemaat Bait-El Abepura. dalam Sorotang Ibadah Pembicara Pastor Mark Yarbangge Melalui tema RAPIM bersatu dalam Tuhan membangun Tubuh Kristus di muka bumi, dan ini menjadi catatan penting bagi semua pengurus Daerah atau BPD dan Wilayah atau BPW dan jemaat-jemaat di Tanah Papua.
GBGP di Tanah Papua adalah organisasi yang sejak tanggal 17 Oktober 1956, yang di dirikan oleh Pionir Gereja dan Pendiri Gereja kala itu dengan nama Organisasi
Gereja Bethel (Gereja Pentakosta) di Tanah Papua atau de Bethel Kerk (Pinsterkerk ) te Holandia Van Nederlands Nieuw Guinea No. 279 Tanggal 17 Oktober 1956 (Governementsblad No. 81) Tahun 1956 adalah Lembaga Keagamaan Resmi yang berbentuk BPP berkedudukan di Tanah Papua dan berpusat di Jayapura. Sistem Pemerintahan yang digunakan adalah KONGREGASIONA.
